-->
  • Jelajahi

    Copyright © Tindonews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Mahfud Beberkan Lokasi Aset Asabri: Ada di Solo hingga Singapura

    TindoNews
    Rabu, 03 Februari 2021
    Tindonews.com - Menko Polhukam Mahfud Md membeberkan lokasi aset para tersangka kasus korupsi penyimpangan investasi PT Asabri. Mahfud menyebut aset para tersangka tersebar di beberapa lokasi mulai dari Solo hingga Singapura.

    "Setelah disidik sekarang ternyata yang diduga dikorupsi sebesar lebih dari Rp 23 T. Kejaksaan Agung mulai melakukan penyitaan atas aset-aset tersangka. Ada di Singapura, Solo, Pontianak, dan lain-lain. Kita kawal penanganannya," kata Mahfud saat dihubungi detikcom, Selasa (2/2/2021).

    Mahfud menuturkan pada awal 2020 dirinya sempat menyampaikan terkait skandal yang terjadi di perusahaan pelat merah itu. Saat itu Mahfud menyampaikan ada kerugian sekitar Rp 16 triliun yang timbul dalam kasus tersebut.

    "Awal tahun 2020 saya sudah bilang ada dugaan korupsi sekitar Rp 16 T di Asabri," ujarnya.

    Mahfud kemudian mengungkapkan jika pernah ada seseorang yang marah ketika dirinya mengungkap skandal tersebut. Namun meski demikian kata Mahfud, Kejagung tetap menjalankan penyidikan.

    "Waktu itu pimpinannya gerah, marah-marah, dan bilang akan melaporkan ke polisi karena merasa difitnah. Waktu itu saya bilang, silahkan lapor kalau merasa difitnah tapi Kejagung jalan terus menyidik," ucapnya.

    Seperti diketahui, Kejagung telah menetapkan 8 tersangka dalam pusaran kasus PT Asabri. Dua dari 8 tersangka yang ditetapkan merupakan terdakwa dalam perkara dugaan korupsi di PT Jiwasraya.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan 2 terdakwa Jiwasraya yang kini juga menjadi tersangka PT Asabri adalah Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro (Benny Tjokro) dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

    Kejagung mengungkap total kerugian keuangan negara akibat kasus PT Asabri sebanyak Rp 23,7 triliun. Hasil ini diperoleh dari perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    Berikut 8 orang yang ditetapkan sebagai tersangka:

    1. Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri sebagai mantan Direktur Utama PT Asabri periode 2011-2016

    2. Letjen Purn Sonny Widjaja sebagai mantan Direktur Utama PT Asabri periode 2016-2020

    3. Bachtiar Effendi sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT Asabri periode 2012-2015

    4. Hari Setianto sebagai Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2013-2019

    5. Ilham W Siregar sebagai Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode 2012-2017

    6. Lukman Purnomosidi sebagai Presiden Direktur PT Prima Jaringan

    7. Heru Hidayat sebagai Presiden PT Trada Alam Minera

    8. Benny Tjokrosaputro sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini